Kita semua sangat menyayangkan terjadinya insiden debt collector dan pengutang kartu kredit sebuah bank asing terkemuka yang menyebabkan meninggalnya nasabah bank itu beberapa minggu lalu.Lebih mengenaskan lagi ketika mengetahui peristiwa maut itu terjadi di kantor bank yang menguasai 15,2 persen pasar kartu kredit dengan 2,1 juta keping kartu. Utang kartu kredit seperti kredit tanpa agunan lainnya memang sangat menjebak dan telah menyengsarakan banyak orang. Masalahnya, selama pengguna kartu kredit memandang kartunya sebagai alat untuk berutang, risiko pinjaman tidak terbayar selalu ada.
14.47 | 4
komentar



